Beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan di Instalasi Laboratorium sbb :

  1. Hematologi. Menggunakan alat analyser dengan kemampuan 5 differensial sel lekosit. Pemeriksaan lain yang tercakup dalam hematologi adalah LED, pemeriksaan hapusan darahatau morfologi darah, pemeriksaan golongan darah.
  2. Faal Hemostasis. Faal hemostasisadalah pemeriksaan untuk fungsi koagulasi  darah. Yang dapat dilakukandi laborarotium adalah pemeriksaan Plasma Protrombin Time ( PPT ) danAktivated Partial Thromboplastin Time ( APTT ), Cloting, Bleeding Time dan Retraksi bekuan. Untuk pemeriksaan faktor- faktor pembekuan akan dirujuk kelaboratorium rujukan.
  3. Kimia Klinik. Parameter Kimia Klinik yang tersedia adalah parameter  untuk pemeriksaan fungsi hati, fungsi ginjal, profil lemak,petanda penyakit jantung/cardiovaskuler, diabetes dan monitoringnya.
  4. Elektrolit dan Analisa Gas Darah. Pemeriksaan elektrolit untuk Natrium, Kalium, Calsium Ion, dan analisa gas darah menggunakan reagen kering(catridge)
  5. Urinalisa. Urinalisa memakai 10 parameter dalam 1 strip urin. Menggunakan metode semiautomatik, karenates kimiawi dibaca hasilnya dengan alat sedangkan mikroskopis sel masih manual, yaitu pembacaan dengan mikroskopis
  6. Imunoserologi. Beberapa tes imunoserologi yang ada merupakan rapid test, dan sebagian merupakan tes aglutinasi manual

 

 

  1. Mikrobiologi dan Parasitologi.

Parameter mikrobiologi yang dilakukan hanya pengecatan Gram dan  Ziel Nielsen

  1. Patologi Anatomi ( PA ).

Untukpemeriksaan patologi anatomi laboratorium RS BAPTIS BATU, merujukke laboratorium PA   yang bekerjasama dengan Rumah Sakit.